Google adalah salah satu rintangan terbesar bagi privasi. Raksasa Big Tech ini mungkin menawarkan akses cepat ke informasi secara daring, tetapi juga mengendalikan sejumlah besar data pribadi atau bisnis Anda.

Belakangan ini, semakin banyak orang menyadari harga sebenarnya yang Anda bayar untuk layanan yang dianggap gratis dan mulai mencari alternatif. Gerakan baru pun muncul, yang dikenal dengan sebutan deGoogling atau de-Googling, yaitu gerakan untuk berhenti menggunakan layanan Google karena kekhawatiran tentang privasi dan dampak dari satu perusahaan yang mengendalikan begitu banyak informasi.

Untuk membantu komunitas kami beralih dari eksploitasi data, artikel ini membahas cara deGoogle dalam hidup atau lingkungan kerja Anda serta mengambil kembali kendali atas data Anda.

Mengapa saya harus melepaskan diri dari Google?

Lebih dari 3 biliar orang menggunakan produk Google untuk mencari informasi di internet, mengirim email, menavigasi jalan, dan banyak lagi. Namun model bisnis Google berpusat pada iklan bertarget, yang keberhasilannya bergantung pada pengawasan dan penambangan data.

Teknik-teknik ini termasuk melacak kueri pencarian Anda, memantau interaksi Anda dengan produk dan layanan daring, bahkan mengawasi pergerakan fisik Anda saat menggunakan Google Maps. Setiap titik data disalurkan ke dalam profil pengguna yang luas, yang digunakan untuk menyajikan iklan secara strategis, sebuah cara mudah meraup uang yang oleh salah satu eksekutif industri digambarkan sebagai “agama baru.”

Aparatur pengawasan yang ekstensif ini telah menjadi pusat dari berbagai perselisihan privasi dan hukum di seluruh dunia. Namun Google telah menyelesaikan masalah tersebut dengan kesepakatan damai dan denda yang nilainya hanya sebagian kecil dari pendapatan yang mereka hasilkan dari data Anda.

Terlepas dari kepopuleran namanya (lagipula, Google adalah kata kerja(jendela baru)) dan kemudahannya, ada banyak alasan untuk mempertimbangkan beralih dari Google:

Pengumpulan data

Sebagaimana disebutkan di atas, Google mengumpulkan berbagai macam data pribadi. Hal ini menimbulkan risiko privasi dan keamanan, karena kebocoran data merupakan masalah besar. Bahkan data yang tidak digunakan untuk iklan, seperti data Gmail, tetap dikumpulkan dan oleh karena itu dapat bocor dalam suatu pembobolan atau permintaan data oleh pemerintah.

This image has an empty alt attribute; its file name is data-linked-to-google.png

Pengawasan pemerintah

Google memiliki kemampuan untuk mengakses dan menganalisis sejumlah besar informasi pribadi Anda — mulai dari email yang dikirim hingga janji temu yang dibuat. Data ini dapat dibagikan kepada pihak ketiga, termasuk aparat penegak hukum, tanpa memberi tahu Anda. Di bawah undang-undang seperti Bagian 702 dari Foreign Intelligence Surveillance Act, Google dan raksasa teknologi lainnya dapat dipaksa untuk menyerahkan data pengguna kepada lembaga pemerintah tanpa surat perintah. Hal ini secara efektif mengubah korporasi menjadi sumber data untuk pengawasan pemerintah.

Manipulasi dan pengaruh

Karena model bisnis Google bertumpu pada iklan bertarget, mereka lebih peduli untuk melayani kepentingan perusahaan daripada kepentingan Anda. Itulah mengapa mereka tampaknya memanipulasi hasil pencarian(jendela baru) dan menampilkan informasi yang dirancang untuk memengaruhi Anda tanpa sepengetahuan Anda.

Melatih kecerdasan buatan

Google mungkin menggunakan data Anda to train its AI systems, seperti fitur pemeriksaan ejaan dan pelengkapan otomatis. Tidak ada cara untuk menolak penggunaan data pribadi Anda dengan cara ini. Google mengklaim bahwa mereka menganonimkan data sebelum menggunakannya dan tidak menampilkan iklan yang dipersonalisasi berdasarkan konten yang dimiliki di Google Drive, Docs, Sheets, Slides, atau Photos.

Ekosistem tertutup (walled garden)

Google berupaya menjebak Anda agar hanya menggunakan layanan mereka, yang pada dasarnya menghilangkan kebebasan memilih Anda. Sebagai contoh, Akun Google, yang secara otomatis dilengkapi dengan alamat Gmail, diperlukan untuk menggunakan Google Play Store. Dan jika ingin menautkan Akun Google ke alamat email yang berbeda, Anda harus menelusuri beberapa menu untuk melakukannya secara manual. Ketidaknyamanan ini disengaja, karena Google menginginkan akses ke komunikasi Anda dan ingin Anda tetap masuk saat menggunakan fungsi Cari.

Ya, menggunakan Google mungkin praktis, tetapi tidak gratis. Anda membayarnya dengan identitas digital Anda.

Semua hal ini tidak dapat ditoleransi mengingat adanya alternatif sederhana yang memungkinkan kepemilikan atas data Anda dan memberi kebebasan untuk menentukan pilihan daring Anda sendiri. Bagian berikutnya menjelaskan cara beralih.

Cara melepaskan diri dari Google dalam kehidupan digital Anda

Berikut adalah beberapa langkah mudah yang dapat Anda lakukan sekarang.

Mulai dengan email

Salah satu perubahan termudah yang dapat dilakukan adalah meninggalkan Gmail. Kami membangun Proton Mail sebagai alternatif yang mengutamakan privasi dengan menawarkan enkripsi end-to-end untuk memastikan hanya Anda dan penerima yang dapat membaca email Anda. Tutorial tentang cara menghapus Gmail ini akan membantu Anda memulai.

Berikut yang ditawarkan Proton Mail bagi siapa saja yang membuat akun:

  • Mengutamakan privasi: Berbeda dengan Gmail, model pendapatan Proton Mail tidak bergantung pada iklan. Arsitektur keamanan kami menjaga data Anda tetap tersembunyi, bahkan dari kami sendiri.
  • Enkripsi end-to-end dan tanpa akses: Proton Mail mengamankan email dengan enkripsi end-to-end dan enkripsi tanpa akses, yang berarti tersedia berbagai perlindungan untuk memastikan hanya Anda — selaku pemilik — yang menyimpan data Anda. 
  • Opsi Free plan: Setiap orang berhak atas privasi, itulah sebabnya kami menyediakan Proton Mail secara gratis. Anda dapat meningkatkan ke akun berbayar untuk mengakses lebih banyak fitur dan mendukung perjuangan kami demi internet yang lebih baik.
  • Alat Easy Switch: Alat Easy Switch kami mempermudah transisi ke Proton Mail, memungkinkan Anda untuk mencadangkan data serta mengimpor email, kontak, dan kalender yang ada dari Yahoo langsung ke Proton Mail.

Google mencatat setiap gerakan yang Anda lakukan secara daring saat menggunakan mesin pencarinya, mengumpulkan sejumlah besar data pribadi(jendela baru). Mesin pencari yang berfokus pada privasi seperti Brave Search(jendela baru), Qwant(jendela baru), dan Kagi(jendela baru) tidak melacak Anda atau mengumpulkan data pribadi untuk menargetkan iklan.

Beralih peramban

Meskipun Google Chrome populer, peramban ini juga dikenal mengumpulkan data pengguna dalam jumlah signifikan. Peramban alternatif seperti Brave(jendela baru), Tor Browser(jendela baru), and Mozilla Firefox(jendela baru) akan memungkinkan Anda menjaga aktivitas daring Anda tetap pribadi.

Gunakan penyimpanan cloud dan dokumen terenkripsi

Sangat mudah untuk memindahkan data dari Google Drive ke layanan seperti Proton Drive, yang secara otomatis mengamankan file Anda dengan enkripsi end-to-end. Artinya, tidak ada yang dapat mengaksesnya selain Anda — bahkan Proton sekalipun. Dengan alternatif Google Drive kami, Anda tetap memegang kendali bahkan setelah membagikan file kepada orang lain dengan membatasi siapa saja yang dapat mengaksesnya menggunakan perlindungan kata sandi.

Dan alih-alih Google Docs, Docs dapat digunakan, yaitu editor dokumen daring kami yang terintegrasi di Proton Drive. Alternatif Google Docs kami menyediakan fitur kolaborasi real-time, riwayat versi, dan lainnya.

Ganti kalender

Saat menggunakan Google Calendar, perusahaan tersebut dapat melihat semua acara sepanjang hari, menyimpan catatan kehidupan. Proton Calendar akan membantu mengelola jadwal, rapat bisnis, dan acara, termasuk di perangkat seluler. Data acara akan terenkripsi sepenuhnya dan dilindungi.

Lindungi diri dengan Proton

Di Proton, memberikan kemampuan untuk melindungi privasi serta informasi yang paling sensitif dan berharga dengan mudah adalah hal utama yang dilakukan. Ini sangat kontras dengan perusahaan Big Tech seperti Google, yang mengeksploitasi data pribadi demi keuntungan. Lebih dari 100 juta orang memercayai Proton untuk mengamankan data mereka.

Berbasis di Swiss, Proton dilindungi oleh beberapa undang-undang privasi terkuat di dunia, yang dirancang untuk melindungi data dari akses tidak sah, termasuk dari pemerintah.

Proton juga melampaui Google dalam hal keamanan akun. Bersama dengan 2FA dan log autentikasi, program Proton Sentinel dengan keamanan tinggi juga disediakan dalam paket berbayar tertentu.

Dan bagi freelancer atau pelaku bisnis, Proton memiliki berbagai paket untuk menjaga keamanan data bisnis. Serangkaian solusi bisnis terenkripsi secara end-to-end ditawarkan untuk melindungi seluruh ruang kerja, seberapa pun besar atau kecil bisnis tersebut.

Beralih ke Proton hanya memerlukan beberapa langkah mudah. Easy Switch adalah salah satu fitur unik yang memungkinkan transisi mulus ke kotak masuk Proton Mail baru, mencadangkan data, serta mengimpor pesan, kontak, dan kalender yang ada dari layanan email lain, seperti Gmail.

Saat beralih ke Proton Mail, data paling berharga akan terlindungi sekaligus membantu membangun internet yang lebih baik dengan privasi sebagai bawaan.