Lindungi dari ancaman keamanan jaringan dengan VPN bisnis
Mulai dari phishing hingga serangan man-in-the-middle, ancaman jaringan membahayakan bisnis. Proton VPN for Business membantu mengamankan data, melindungi tim, dan memperkuat keamanan jaringan.

Apa itu ancaman keamanan jaringan?
Ancaman keamanan jaringan adalah metode serangan yang digunakan penjahat siber untuk mengganggu, merusak, atau mendapatkan akses tidak sah ke jaringan perusahaan. Ancaman ini mengeksploitasi kerentanan yang dapat mengompromikan data rahasia dan merusak keamanan siber bisnis.

Ancaman keamanan jaringan yang umum
Phishing
Serangan phishing terjadi saat penjahat mengirimkan komunikasi penipuan yang tampak tepercaya untuk mengelabui korban agar mengklik tautan berbahaya, mengunduh file yang terinfeksi, atau memasukkan kredensial di situs web palsu. Jika berhasil, serangan ini mengakibatkan pencurian kredensial atau pemasangan perangkat lunak berbahaya di jaringan, yang berfungsi sebagai titik masuk untuk serangan yang lebih luas.
Malware
Malware adalah perangkat lunak yang dirancang untuk melakukan aktivitas berbahaya dan hadir dalam berbagai bentuk, seperti ransomware, adware, spyware, dan trojan. Dengan menggunakan malware, penyerang dapat mencuri data sensitif, memata-matai korban, mengunci data untuk tebusan, dan bahkan membuat sistem tidak dapat beroperasi.
Serangan Man-in-the-middle (MITM)
Serangan MITM terjadi saat penjahat siber "menguping" lalu lintas internet. Ada berbagai metode, mulai dari spoofing DNS hingga serangan evil twin(jendela baru) yang melibatkan hotspot WiFi palsu. Dalam kasus terburuk, penyerang dapat mencegat info masuk, email, serta data dan komunikasi sensitif lainnya yang dikirim dan diterima dari perangkat tersebut. Serangan MITM adalah alasan mengapa alat seperti VPN kerja jarak jauh sangat penting untuk meningkatkan keamanan jaringan.
Serangan Distributed Denial of Service (DDoS)
Penjahat siber melancarkan serangan DDoS dengan membanjiri jaringan menggunakan lalu lintas palsu yang menghalangi pengguna asli untuk mengakses layanan. Situs web, aplikasi, server, dan sumber daya jaringan semuanya dapat menjadi target serangan DDoS, yang menyebabkan waktu henti yang signifikan bagi bisnis.
Eksploitasi zero-day
Eksploitasi ini menargetkan kelemahan perangkat lunak yang baru ditemukan sebelum vendor merilis patch dan perbaikan keamanan. Keamanan jaringan komputer menjadi rentan dan terbuka terhadap serangan, memberikan pijakan mudah bagi penjahat siber hingga kerentanan tersebut diperbaiki.
Advanced Persistent Threats (APT)
APT mengutamakan serangan jangka panjang daripada kekacauan langsung. Setelah penjahat siber mendapatkan akses ke jaringan, mereka dapat tetap tidak terdeteksi untuk waktu yang lama, secara diam-diam mencuri data sensitif seperti informasi keuangan, data pelanggan, dan rahasia dagang.
Botnet
Jaringan perangkat yang terkompromi, juga dikenal sebagai botnet, dapat menimbulkan ancaman serius bagi keamanan jaringan. Penjahat siber menggunakan botnet untuk meluncurkan serangan spam dan DDoS terkoordinasi guna menyebabkan gangguan besar pada bisnis. Perangkat yang terkompromi juga dapat menimbulkan kekhawatiran keamanan dan kepatuhan, karena dapat secara tidak sengaja berkontribusi pada aktivitas botnet.
Serangan brute-force
Penjahat siber melancarkan serangan brute-force dengan menggunakan perangkat lunak otomatis untuk menebak nama pengguna dan kata sandi dengan cepat hingga mereka mendapatkan akses. Jika berhasil, mereka dapat meningkatkan hak istimewa, bergerak bebas melalui jaringan, dan mengompromikan data. Kata sandi yang lemah dan digunakan kembali menjadikannya target yang mudah; itulah mengapa pengelola kata sandi perusahaan sangat penting untuk mengamankan akses.
Eksploitasi salah konfigurasi
Penerapan yang terburu-buru, pengaturan akses yang lemah, kurangnya pembaruan, dan bahkan kesalahan manusia dapat menyebabkan sistem salah dikonfigurasi yang memberikan titik masuk bagi penjahat siber ke dalam jaringan perusahaan, memberi mereka akses mudah ke sistem sensitif dan data rahasia.
Serangan rantai pasokan
Alih-alih menargetkan bisnis secara langsung, penjahat siber menargetkan vendor, kontraktor, dan penyedia perangkat lunak. Jika pihak ketiga ini berhasil dikompromikan, penyerang mendapatkan pintu belakang ke jaringan bisnis.
Ancaman internal
Terkadang, ancaman jaringan terjadi dari dalam bisnis. Baik karena kelalaian maupun niat jahat, karyawan dapat menyebabkan kebocoran, pencurian, dan gangguan.
Dampak ancaman keamanan jaringan
Selain gangguan teknis, ancaman jaringan dapat berdampak pada aspek bisnis lainnya.
Kerugian finansial
Waktu henti yang tidak direncanakan, pembayaran ransomware, dan pemulihan sistem yang terkompromi membutuhkan biaya besar.
Pelanggaran kepatuhan
Pembobolan data dapat melanggar regulasi seperti GDPR, yang menyebabkan denda regulasi dan peningkatan pengawasan.
Kerusakan reputasi
Pembobolan merusak kepercayaan dan keyakinan pelanggan, yang bisa sulit untuk dipulihkan.
Gangguan operasional
Ancaman jaringan dapat mengganggu sistem kritis, yang mengakibatkan keterlambatan penyediaan layanan dan penurunan produktivitas.
Pencurian
Sistem yang dikompromikan memberikan penyerang akses ke rahasia dagang, data pelanggan, dan rencana strategis.
Cara mengidentifikasi ancaman keamanan jaringan
Deteksi dini adalah kunci untuk memperkecil dampak kerusakan akibat ancaman jaringan. Melalui langkah proaktif dan alat keamanan siber yang tepat, bisnis dapat dilindungi dengan efektif.

Ancaman keamanan jaringan: Praktik terbaik dan pencegahan
Terapkan praktik terbaik ini untuk melindungi bisnis dari ancaman jaringan, meningkatkan keamanan jaringan komputer, dan mengurangi risiko pembobolan.
Pastikan pembaruan tepat waktu
Selalu perbarui semua perangkat lunak dan sistem untuk melindungi dari kerentanan keamanan.
Batasi akses
Segmentasikan jaringan untuk memperkecil ancaman dari dalam dan membatasi keparahan pembobolan.
Pantau jaringan
Alat keamanan siber seperti firewall serta sistem deteksi dan pencegahan intrusi membantu memantau aktivitas jaringan yang tidak sah dan tidak biasa.
Enkripsi koneksi jaringan
Gunakan VPN bisnis untuk mengamankan dan meningkatkan keamanan jaringan komputer bagi tim yang tersebar.
Perkuat autentikasi
Gunakan pengelola kata sandi untuk menyimpan dan membuat kata sandi yang kuat, aktifkan autentikasi multifaktor, dan akses masuk tunggal (single sign-on) untuk melindungi dari pencurian kredensial serta serangan brute-force.
Buat rencana respons insiden
Pastikan cadangan sistem dilakukan secara konsisten untuk membantu pemulihan cepat jika terjadi insiden keamanan jaringan.
Lakukan audit keamanan secara berkala
Ancaman jaringan terus berkembang. Audit berkala memastikan langkah keamanan selalu diperbarui.
Evaluasi vendor pihak ketiga
Bekerjasamalah dengan penyedia perangkat lunak dan layanan tepercaya yang menjunjung tinggi praktik keamanan jaringan yang kuat untuk menghindari serangan rantai pasokan.
Edukasi karyawan
Latih karyawan tentang praktik terbaik keamanan dan cara mendeteksi upaya phishing.
Alat penting untuk mengelola ancaman jaringan
Dengan alat keamanan siber yang tepat, pertahanan yang kuat dapat dibangun. Mulai dengan ini:
VPN
VPN bisnis memastikan semua koneksi ke jaringan perusahaan aman dan terenkripsi, bahkan saat bekerja dari jarak jauh.
Firewall
Firewall memfilter lalu lintas berdasarkan aturan keamanan yang telah ditentukan. Sistem ini memblokir akses yang tidak sah dan mencegah data berbahaya masuk ke jaringan.
Antivirus
Perangkat lunak antivirus melindungi perangkat di jaringan dari serangan malware dengan mendeteksi, mengarantina, dan menghapus malware.
Sistem deteksi dan pencegahan intrusi
IDPS menyediakan monitoring berkelanjutan, meningkatkan deteksi dan pencegahan aktivitas jaringan yang mencurigakan.
Enkripsi data
Enkripsi end-to-end memastikan data yang disadap tetap aman dan tidak dapat dibaca oleh penyerang.
Autentikasi yang aman
Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) dan gunakan pengelola kata sandi bisnis untuk memperkuat keamanan akses.
Tingkatkan keamanan jaringan dengan Proton VPN
Apa pun bisnis Anda, Proton VPN adalah solusi siap pakai untuk meningkatkan keamanan jaringan organisasi.
Koneksi aman dan pribadi, selalu
Enkripsi lalu lintas jaringan sepenuhnya tanpa kompromi, dari mana pun karyawan terhubung. Proton VPN menggunakan algoritma enkripsi AES-256 dan ChaCha20 untuk melindungi jaringan dari penyadapan.

Pertahanan perimeter yang kuat
Nikmati ketenangan pikiran yang lebih besar dengan perlindungan tangguh terhadap serangan MITM dan malware, serta blokir pelacak dan iklan yang mengganggu privasi secara efektif dengan NetShield Ad-blocker bawaan.

Perlindungan VPN yang lebih baik dengan Secure Core
Tingkatkan keamanan siber bisnis dengan server Secure Core, VPN ganda yang menawarkan perlindungan unggul dari serangan kompleks.

Kendalikan siapa yang melihat apa
Perkecil risiko keamanan dan pastikan hanya orang yang tepat yang dapat mengakses aset dengan membagi hak istimewa dari dasbor admin terpusat.

Jaringan Anda, cara Anda
Tingkatkan pengawasan keamanan dengan kontrol tingkat lanjut yang memungkinkan pengelolaan izin akses, pemantauan gateway, dan penguatan keamanan dengan penerapan 2FA.

Keamanan tepercaya
Proton VPN 100% open-source dan diaudit secara independen, sehingga dapat dipercaya bahwa VPN ini hanya melakukan apa yang diperlukan. Siapa saja dapat memeriksa kode untuk memverifikasi klaim kami.

Tepercaya oleh bisnis dan pakar privasi di seluruh dunia
FranciscoSZ
VPN yang luar biasa: berfokus pada privasi, banyak pilihan server, dan beberapa perlindungan ekstra seperti pencegahan pelacakan iklan. Yang terbaik yang ada👌
Michael "Doc" Kuster
VPN yang luar biasa, antarmuka yang bersih dan mudah. Koneksi selalu stabil. Wajib dimiliki jika ingin menjaga aktivitas selancar daring tetap pribadi.
Chris Reynolds
Koneksi cepat di seluruh dunia. Penyiapan dan penggunaan sangat mudah. Sejauh ini VPN terbaik yang ada dan sangat sepadan dengan langganannya!
Tangkal ancaman jaringan dengan VPN for Business terkemuka

Pertanyaan yang sering diajukan tentang ancaman keamanan jaringan
- Bagaimana cara mengetahui jika bisnis berisiko terkena ancaman jaringan?
- Bagaimana VPN melindungi dari ancaman keamanan jaringan?
- Apakah VPN cukup untuk mengamankan bisnis dari ancaman jaringan?