Beranda Proton

Cara kerja deteksi berkas berbahaya

Membaca
3 mnt
Kategori
Menggunakan Proton Drive

Artikel ini menjelaskan fitur deteksi berkas berbahaya Proton Drive.

Apa itu deteksi berkas berbahaya?

Di Proton, melindungi privasi selalu menjadi prioritas utama. Baik melalui NetShield untuk ProtonVPN(jendela baru) yang memblokir situs phishing, malware, dan iklan yang mengganggu, maupun Proton Sentinel yang membantu mencegah serangan pengambilalihan akun, teknologi baru terus dikembangkan untuk menawarkan perlindungan komprehensif tanpa mengompromikan privasi.

Fitur deteksi berkas berbahaya yang mengutamakan privasi ini adalah lini pertahanan lain terhadap peretas. Saat menerima tautan berbagi berkas Proton Drive, berkas tersebut dapat diperiksa terlebih dahulu dari malware sebelum diunduh ke perangkat.

Berbeda dengan metode deteksi malware konvensional yang melibatkan pemindaian konten berkas dan berpotensi melanggar privasi, pendekatan kami berbeda. Alih-alih memeriksa isi berkas, kami menerapkan teknik menjaga privasi yang mengandalkan hash berkas untuk pendeteksian. Ini berarti konten berkas Anda yang sebenarnya tetap sepenuhnya rahasia dan tidak pernah diakses atau dianalisis oleh siapa pun, bahkan oleh kami.

Selain itu, di Proton Drive, kendali penuh ada di tangan pengguna atas kapan pemindaian deteksi dilakukan. Berbeda dengan perangkat lunak antivirus tradisional yang terus berjalan di latar belakang, deteksi berkas berbahaya hanya aktif saat pengguna memilih untuk memulai pemindaian. Hal ini memberikan kendali penuh untuk memutuskan kapan dan bagaimana berkas dianalisis dari potensi ancaman.

Dengan menerapkan pendekatan yang mengutamakan privasi dalam mendeteksi berkas berbahaya, kami meningkatkan keamanan platform tanpa mengorbankan privasi. Pendekatan ini mencerminkan komitmen kami untuk memberikan perlindungan yang kuat kepada Anda dari ancaman siber sekaligus menjunjung tinggi hak mendasar atas privasi.

Cara kerja deteksi berkas berbahaya di Proton

Saat mengunduh berkas dari Proton Drive, tombol Pindai dan Unduh kini telah tersedia. Terdapat opsi untuk melakukan pemeriksaan hash berkas terhadap basis data hash berkas berbahaya yang telah diketahui. Konten berkas selalu terenkripsi, tetapi jika tidak ingin membagikan hash berkas sekalipun, berkas dapat langsung diunduh tanpa dipindai.

Saat kami menerima hash berkas, kami memeriksa apakah berkas tersebut ada dalam daftar berkas berbahaya yang diketahui. Jika berkas berbahaya terdeteksi, kami akan memberi tahu Anda tentang bahaya berkas tersebut, tetapi tidak akan menghalangi Anda untuk mengunduhnya dengan risiko Anda sendiri.

Diagram yang menunjukkan cara kerja deteksi berkas berbahaya

Tetap waspada

Meskipun fitur baru pemeriksaan hash berkas ini secara signifikan meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi ancaman yang diketahui, penting untuk menekankan pentingnya mempertahankan pendekatan yang waspada terhadap keamanan siber. Tidak ada tindakan keamanan yang dapat menggantikan nilai dari pengguna yang berhati-hati dan terinformasi.

Pemeriksaan hash berkas kami dirancang untuk mengidentifikasi berkas dengan tanda tangan berbahaya yang diketahui. Namun, lanskap malware terus berkembang, dengan ancaman baru yang muncul secara teratur. Penting untuk disadari bahwa pemeriksaan kami memberikan perlindungan terhadap ancaman yang diketahui, tetapi mungkin tidak dapat mendeteksi malware yang belum teridentifikasi atau baru muncul.

Oleh karena itu, penting untuk menerapkan kebiasaan mengunduh yang aman:

  1. Jangan pernah mengunduh berkas dari sumber yang tidak dikenal: Selalu pastikan untuk mengetahui pengirimnya sebelum mengunduh lampiran. Waspadai email, situs web, dan tautan berbagi yang sedang ditunggu.
  2. Selalu perbarui perangkat lunak: Perbarui perangkat lunak dan aplikasi secara berkala untuk mendapatkan manfaat dari patch keamanan terbaru. Peretas memanfaatkan perangkat lunak yang usang untuk menyebarkan malware.

Data pribadi sangat berharga bagi peretas, itulah sebabnya penting untuk memilih layanan daring yang mengutamakan keamanan dan menggunakan enkripsi end-to-end secara bawaan. Pengembangan deteksi berkas berbahaya yang mempertahankan enkripsi kuat merupakan langkah maju yang besar dalam misi ini.