Gmail tidak terenkripsi secara end-to-end, dan Google tetap memiliki akses ke semua email Anda. Berikut adalah lima langkah untuk membuat Gmail lebih aman dan alternatif terbaik jika mencari privasi sejati.
Menjelaskan mengapa Gmail tidak sepenuhnya aman atau pribadi, cara meningkatkan keamanan bawaan Gmail, dan cara termudah untuk mengamankan email sehingga tidak ada orang lain yang dapat membacanya.
Seberapa aman Gmail?
Apakah Gmail pribadi?
Apakah Gmail aman dari peretas?
5 langkah untuk membuat Gmail lebih aman
1. Gunakan kata sandi yang kuat
2. Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA)
3. Waspadai serangan phishing
4. Coba daftar periksa keamanan Google
5. Gunakan enkripsi yang disempurnakan
Apakah Gmail aman untuk bekerja?
Alternatif Gmail terbaik untuk keamanan dan privasi
Seberapa aman Gmail?
Pertama, Gmail mengenkripsi email tetapi tidak dapat menjamin keamanannya sepenuhnya setiap saat. Hal itu karena Gmail menggunakan enkripsi standar TLS (Transport Layer Security)(jendela baru) secara bawaan.
Dengan TLS, email aman saat dikirim dari A ke B, tetapi hanya jika layanan email penerima mendukung TLS. Setelah tiba, privasi email bergantung pada enkripsi yang digunakan server penerima.
Kedua, Google memegang kunci enkripsi untuk email yang tersimpan di akun. Jadi, Google dapat mengakses data dan menyerahkannya kepada pihak ketiga, seperti pengiklan dan pemerintah. Hanya dengan enkripsi end-to-end dapat dijamin bahwa tidak ada orang lain yang dapat membaca email privat.
Apakah Gmail pribadi?
Gmail tidak pribadi karena Google mengandalkan informasi pribadi untuk menghasilkan uang. Google melacak setiap langkah secara daring dan membagikan data pribadi dengan pengiklan(jendela baru). Meskipun Gmail diberi label “gratis”, sebenarnya layanan tersebut dibayar menggunakan data.
Google menyatakan bahwa Gmail berhenti memindai email untuk periklanan(jendela baru) pada tahun 2017. Namun kemudian Google ketahuan memberikan akses kepada pengembang pihak ketiga(jendela baru) ke email pengguna. Google juga menggunakan Gmail untuk melacak barang yang dibeli(jendela baru) dan memindai email untuk mengaktifkan fitur pintar(jendela baru) secara bawaan, meskipun ini dapat dinonaktifkan.
Google merekam semua hal yang dilakukan saat menggunakan layanannya. Seperti yang ditunjukkan oleh label privasi Gmail di App Store Apple, Gmail mengumpulkan sejumlah besar data pribadi.

Singkatnya, layanan yang mengandalkan periklanan berbasis pengawasan tidak akan pernah bisa benar-benar pribadi.
Apakah Gmail aman dari peretas?
Google mengambil langkah-langkah untuk mengamankan akun Gmail dari peretas. Dan Anda mungkin berpikir bahwa peretas tidak mungkin menargetkan akun Anda kecuali jika Anda adalah individu berisiko tinggi seperti aktivis politik, jurnalis, atau tokoh publik.
Meskipun hal itu mungkin benar bagi sebagian besar orang, siapa pun masih bisa menjadi korban pembobolan data. Karena Gmail tidak terenkripsi secara end-to-end, secara teknis data Gmail dapat disadap. Jadi, jika server Google sampai dikompromikan, data dapat terekspos.
Dan perlu diingat bahwa Gmail tidak langsung aman sejak awal. Seperti halnya semua penyedia layanan email, keamanan akun Gmail individu bergantung pada cara menyiapkan dan menggunakannya. Ikuti saran di bawah ini untuk mengurangi risiko diretas.
5 langkah untuk membuat Gmail lebih aman
Berikut adalah lima langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan akun Gmail.
1. Gunakan kata sandi yang kuat
Buat kata sandi acak yang unik untuk akun. Pelajari lebih lanjut tentang kata sandi yang kuat, dan pertimbangkan untuk menggunakan pengelola kata sandi yang berfokus pada privasi untuk membuat dan mengingatnya.
2. Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA)
Pastikan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA), yang disebut Google sebagai verifikasi 2 langkah. Dengan verifikasi 2 langkah, setelah mengisi kata sandi, masukkan kode enam digit dari ponsel untuk mendapatkan akses.
3. Waspadai serangan phishing
Phishing terjadi ketika penjahat mengirim email berbahaya untuk menipu agar terjebak dalam penipuan. Sepanjang paruh pertama tahun 2022, phishing tetap menjadi penyebab utama pembobolan data(jendela baru) di AS. Pelajari cara mengenali dan mencegah serangan phishing.
4. Coba daftar periksa keamanan Google
Buka Pemeriksaan Keamanan Google(jendela baru) dan lihat rekomendasinya. Pemeriksaan ini terutama berisi langkah-langkah yang dibahas di sini, dan tidak akan menghentikan Google memindai email. Namun, pemeriksaan ini dapat menandai aktivitas mencurigakan di akun atau pengaturan sensitif lainnya yang dapat disesuaikan.

5. Gunakan enkripsi yang disempurnakan
Enkripsi yang disempurnakan juga dapat disiapkan di Gmail, yang dikenal sebagai S/MIME(jendela baru). Namun, S/MIME ditujukan untuk pengguna perusahaan, dan diperlukan pembayaran untuk akun Google Workspace yang memenuhi syarat untuk menggunakannya. Jadi, mari kita lihat enkripsi Gmail untuk pekerjaan.
Apakah Gmail aman untuk bekerja?
Jika memiliki akun Gmail berbayar untuk pekerjaan (Google Workspace), Google menyatakan menggunakan enkripsi AES(jendela baru) 128-bit atau yang lebih kuat untuk menyimpan data dan TLS untuk melindungi email dalam transit.
Meskipun protokol ini kuat, email Google Workspace tidak terenkripsi secara end-to-end. Untuk akun yang memenuhi syarat, enkripsi yang disempurnakan (S/MIME) dapat diaktifkan, meskipun akun administrator akan diperlukan untuk menyiapkannya.
Namun, bahkan dengan S/MIME yang diaktifkan, email tetap tidak seaman yang seharusnya:
- Pesan masih belum terenkripsi secara end-to-end, sehingga ada kemungkinan Google atau pihak ketiga dapat mengaksesnya.
- Enkripsi S/MIME hanya berfungsi jika penerima email juga mengaktifkan S/MIME. Tidak ada cara untuk mengirim email privat kepada siapa pun yang belum menyiapkan S/MIME.
- Tidak seperti PGP, S/MIME memiliki sistem otoritas sertifikat terpusat yang dapat dikompromikan, meskipun hal ini mungkin hanya penting jika bisnis memerlukan kerahasiaan paling ketat.
Jadi, jika serius mengenai keamanan dan kerahasiaan komunikasi bisnis, pertimbangkan alternatif yang lebih aman.
Salah satu solusi terbaik untuk mendapatkan privasi sejati adalah dengan deGoogle hidup Anda (berhenti menggunakan semua layanan Google) dan mencari alternatif.
Ambil kendali sekarang: deGoogle hidup Anda seharga $1
Alternatif Gmail terbaik untuk keamanan dan privasi
Jika mencari keamanan terbaik dan privasi sejati untuk email, enkripsi end-to-end harus digunakan.
Plugin pihak ketiga seperti Mailvelope(jendela baru) dapat digunakan untuk mengaktifkan enkripsi end-to-end di Gmail. Namun, hal ini memerlukan beberapa pengetahuan teknis untuk disiapkan, dan terbatas pada aplikasi web saja serta tidak dapat digunakan dengan perangkat seluler.
Alternatif termudah adalah Proton Mail, yang lebih aman daripada Gmail tetapi sama mudahnya untuk digunakan. Proton Mail memiliki fitur keamanan canggih yang diaktifkan untuk semua akun, baik gratis maupun berbayar, untuk memberikan privasi secara bawaan:
- Hanya Anda yang dapat membaca email: Enkripsi end-to-end selangkah lebih maju daripada TLS. Bahkan Proton pun tidak dapat membacanya.
- Keamanan yang ditingkatkan dalam pembobolan data: Enkripsi zero-access berarti semua email di akun terenkripsi, bahkan yang bukan dari pengguna Proton.
- Enkripsi end-to-end untuk siapa saja: Kirim Email yang Dilindungi Kata Sandi secara gratis ke akun email mana pun.
- Tanpa pelacakan atau pencatatan log: Meskipun Google melacak setiap tindakan yang dilakukan dengan akun Gmail gratis, Proton Mail tidak merekam apa pun yang dilakukan.
- Privasi Swiss: Tidak seperti Google yang berbasis di AS, Proton Mail tunduk pada hukum privasi Swiss, yang merupakan salah satu hukum privasi paling ketat di dunia.
Di Proton, visi kami adalah menyediakan email aman bagi semua orang, jadi mari bergabung — daftar email aman secara gratis.
Jika ingin mendukung visi kami, dapatkan paket individu berbayar, atau pertimbangkan Proton for Business jika memerlukan email untuk pekerjaan. Bersama-sama, kita dapat membangun internet yang lebih baik dengan privasi sebagai bawaan.







