Jika beralih dari iPhone ke ponsel Android, semua data tentu ingin ditransfer ke perangkat baru. Google, Samsung, dan perusahaan ponsel pintar berbasis Android lainnya berupaya mempermudah peralihan tersebut.

Android menawarkan dua cara utama untuk mentransfer data: dengan kabel atau menggunakan WiFi. Setiap opsi memiliki keunggulannya tersendiri, dan metode ketiga yaitu mengunggah data ke layanan penyimpanan cloud dapat dipertimbangkan. Sinkronisasi file terenkripsi Proton Drive memungkinkan transfer data ke Android sekaligus menyimpan salinan cadangan di brankas yang aman agar tetap aman.

Artikel ini menjelaskan cara mentransfer data dari iPhone ke Android menggunakan masing-masing dari ketiga metode ini:

Transfer data dengan kabel

Kabel adalah salah satu metode transfer paling sederhana. Metode ini menghubungkan iPhone dan perangkat Android baru secara fisik dengan kabel Lightning ke USB-C. Berikut caranya:

  1. Siapkan perangkat: Isi daya kedua ponsel hingga penuh dan perbarui iPhone ke versi perangkat lunak terbaru. 
  2. Siapkan kabel: Diperlukan kabel Lightning ke USB-C atau kabel Lightning ke USB dan adaptor OTG.
  3. Nyalakan Android baru: Setelah menyalakan perangkat, akan muncul perintah untuk mencolokkan kabel ke kedua ponsel. 
  4. Ikuti instruksi di layar: Akan diminta untuk memilih data yang ingin ditransfer. 
  5. Putuskan koneksi kabel: Setelah data selesai disalin ke perangkat baru, kabel dapat dicabut.

Langkah-langkahnya serupa untuk perangkat Samsung dan Google, tetapi instruksi migrasi Samsung mendetail dapat ditemukan di sini(jendela baru) dan instruksi Google di sini(jendela baru).

Kelebihan: Ini mungkin metode tercepat, dan mentransfer data paling banyak dari iPhone, termasuk pesan.

Kekurangan: Kabel Lightning ke USB-C atau adaptor OTG mungkin tidak tersedia langsung. Cadangan sekunder dari data juga tidak akan tersimpan di mana pun.

Transfer data melalui WiFi

Jika tidak ada kabel, perangkat juga dapat dihubungkan melalui WiFi.

  1. Siapkan perangkat: Isi daya kedua ponsel hingga penuh dan perbarui iPhone ke versi perangkat lunak terbaru. 
  2. Nyalakan ponsel Android: Ikuti petunjuk dan pilih Tanpa kabel saat diminta.
  3. Ikuti instruksi di layar: Setelah menghubungkan kedua perangkat melalui WiFi menggunakan aplikasi Switch to Android, akan diminta untuk memilih data yang ingin ditransfer. Jenis data yang dapat ditransfer melalui WiFi jauh lebih terbatas dibandingkan dengan menggunakan kabel. 
  4. Data akan ditransfer ke Android. 

Sekali lagi, instruksi Samsung mendetail dapat ditemukan di sini(jendela baru) dan instruksi Google di sini(jendela baru).

Kelebihan: Migrasi nirkabel sangat bagus jika memiliki WiFi yang kuat dan tanpa kabel.

Kekurangan: Transfer melalui WiFi hanya memungkinkan migrasi kontak, foto, video, dan acara kalender. Semua hal lainnya — termasuk pesan, musik, dan aplikasi — akan tertinggal. Data ini dapat ditransfer dengan kabel.

Transfer data via cloud

Opsi ketiga adalah mengunggah data dari iPhone ke layanan penyimpanan cloud yang aman, lalu mengunduhnya ke perangkat Android. Proton Drive memiliki aplikasi untuk iOS and Android, sehingga file dapat disinkronkan di perangkat seluler apa pun.

  1. Unduh Proton Drive ke kedua perangkat: Buka toko aplikasi di ponsel Android dan iPhone, lalu cari Proton Drive. Instal aplikasi di kedua perangkat. Jika belum memiliki Akun Proton, Anda dapat membuatnya di sini, lalu masuk menggunakan nama pengguna dan kata sandi baru di aplikasi seluler.
  2. Unggah file: Ketuk (+) di kanan atas. Untuk menambahkan file dari File, pilih Impor file dan ketuk file yang ingin diunggah. Untuk menambahkan file dari Foto, pilih Unggah foto dan ketuk gambar yang ingin diunggah. Ketuk Tambah untuk mengunggah.
  3. Unggah kontak: Apple menyulitkan ekspor data dari iPhone. Untuk kontak, perlu menyinkronkan kontak ke iCloud, lalu mengekspor semuanya sebagai vCard ke komputer. Kemudian, masuk ke akun Proton Drive di drive.proton.me(jendela baru), klik Baru, dan pilih kontak yang ingin diunggah.
  4. Unggah obrolan WhatsApp: Untuk obrolan WhatsApp, buka aplikasi di iPhone dan pilih kontak. Kemudian, ketuk Ekspor Obrolan diikuti dengan Simpan ke File. Lalu, unggah obrolan ke aplikasi iPhone Proton Drive.
  5. Unduh data ke perangkat Android: Setelah semua yang ingin ditransfer berada di akun Proton Drive, data tersebut dapat diunduh ke perangkat Android kapan saja. File disimpan dengan aman menggunakan enkripsi end-to-end di Proton Drive.

Kelebihan: Proton Drive dirancang demi privasi dan keamanan. Tidak seperti layanan penyimpanan cloud lainnya yang dapat melihat data Anda, seperti Google Drive, Proton mengenkripsi semua file Anda sehingga hanya Anda yang memiliki akses. Mentransfer data dengan Proton Drive sebagai pusat juga memberikan cadangan kedua untuk file Anda, sehingga meskipun perangkat hilang, data tetap aman. Proton juga memudahkan untuk membagikan file secara aman kepada siapa saja menggunakan tautan yang dilindungi kata sandi.

Kekurangan: Karena Apple ingin mengunci data di iPhone, mengekspor file tertentu seperti kontak dan pesan bisa merepotkan. Kabel mungkin lebih baik digunakan untuk mentransfer informasi ini, sementara file lainnya sebanyak mungkin tetap dicadangkan di Proton Drive.

Satu hal lain yang perlu diperhatikan bagi yang beralih dari iPhone ke Android: Jika tidak menonaktifkan iMessage dan FaceTime, notifikasi pesan tidak akan diterima di Android. Berikut caranya:

  1. Selagi kartu SIM masih berada di iPhone, buka Pengaturan Pesan Matikan iMessage
  2. Kemudian buka Pengaturan FaceTimeMatikan FaceTime
  3. Nomor telepon juga perlu dihapus pendaftarannya dari perangkat Apple lainnya. 

Kesimpulan

Baik memilih koneksi kabel, transfer WiFi, atau migrasi berbasis cloud, Proton Drive adalah cara yang praktis, aman, dan pribadi untuk menyinkronkan serta membagikan file. Dikembangkan oleh perusahaan pembuat Proton Mail, platform ini memungkinkan enkripsi data secara mulus di dalam brankas Swiss yang hanya dapat diakses oleh Anda.

Karena privasi adalah hak setiap orang, mendaftar Proton Drive tidak dipungut biaya. Dapatkan data hingga 1 GB, dan semua file — termasuk metadata lokasi yang sensitif — akan terenkripsi secara end-to-end. Dengan meningkatkan ke akun premium, akan tersedia lebih banyak penyimpanan, riwayat versi, serta akses ke fitur berbayar di seluruh ekosistem terenkripsi Proton.

Unduh aplikasi kami dan ambil alih kembali kendali atas privasi Anda.