Bagi bisnis apa pun yang menangani transaksi kartu kredit atau kartu pembayaran lainnya, memahami kepatuhan PCI sangat penting untuk mempertahankan lingkungan aman yang melindungi tidak hanya pelanggan tetapi juga seluruh operasional.
Singkatnya, kepatuhan PCI mengharuskan bisnis melindungi data pemegang kartu dengan mengikuti daftar tindakan pencegahan keamanan teknis dan operasional. Baik bisnis sudah mapan atau baru saja dimulai, dasar-dasar kepatuhan PCI tidak serumit yang dikira.
Panduan yang mudah diikuti ini akan menawarkan ringkasan tentang kepatuhan PCI, siapa yang wajib patuh, dan cara mengamankan komunikasi email yang berisi data pemegang kartu.
Apa itu kepatuhan PCI?
PCI adalah singkatan dari Payment Card Industry, dan PCI DSS singkatan dari Payment Card Industry Data Security Standard.
PCI DSS adalah kumpulan standar keamanan global yang dibuat untuk memastikan semua perusahaan yang menerima, memproses, menyimpan, atau mengirimkan informasi kartu kredit menjaga keamanan informasi tersebut.
Standar-standar ini dikelola oleh PCI Security Standards Council — grup yang didirikan oleh American Express, Discover Financial Services, JCB International, MasterCard Worldwide, dan Visa Inc.
Meskipun kepatuhan PCI bukan undang-undang, ini adalah persyaratan wajib yang diberlakukan oleh perusahaan kartu kredit utama dalam kontrak mereka dengan merchant.
Mengapa kepatuhan PCI penting?
Kepatuhan PCI sangat penting untuk melindungi bisnis dan pelanggan dari pembobolan data dan penipuan. Ketidakpatuhan dapat menyebabkan hukuman berat, dampak hukum, dan hilangnya kepercayaan pelanggan.
Memastikan pemenuhan persyaratan PCI DSS membantu melindungi data sensitif dan meningkatkan reputasi sebagai entitas tepercaya.
Siapa yang harus mematuhi PCI?
Bisnis apa pun di seluruh dunia yang menangani transaksi kartu pembayaran harus mematuhi PCI. Ini termasuk peritel daring, toko fisik, dan organisasi apa pun yang memproses pembayaran kartu kredit. Jika bisnis Anda menerima, mengirimkan, atau menyimpan data pemegang kartu apa pun, Anda harus mematuhi persyaratan PCI DSS(jendela baru).
Bisnis kecil diwajibkan untuk mematuhi PCI itu sendiri — bahkan jika mereka menggunakan pemroses pembayaran seperti Stripe. Meskipun menggunakan pemroses pembayaran yang patuh terhadap PCI dapat membantu memenuhi beberapa persyaratan, bisnis tetap bertanggung jawab untuk memastikan bahwa sistem dan praktik mereka mematuhi standar PCI DSS.
Daftar kepatuhan PCI
Untuk mematuhi PCI, bisnis harus mengikuti 12 persyaratan yang diuraikan oleh PCI DS(jendela baru)S(jendela baru).
- Instal dan pelihara firewall untuk melindungi data pemegang kartu.
- Jangan gunakan pengaturan bawaan yang disediakan vendor untuk kata sandi sistem dan parameter keamanan lainnya.
- Lindungi data pemegang kartu yang tersimpan dengan enkripsi dan metode penyimpanan yang aman.
- Enkripsi pengiriman data pemegang kartu di seluruh jaringan publik yang terbuka.
- Lindungi semua sistem terhadap malware dan perbarui perangkat lunak atau program antivirus secara teratur.
- Kembangkan dan pertahankan sistem serta aplikasi yang aman.
- Batasi akses ke data pemegang kartu berdasarkan kebutuhan bisnis yang perlu diketahui.
- . Identifikasi dan autentikasi akses ke komponen sistem.
- Batasi akses fisik ke data pemegang kartu.
- Lacak dan pantau semua akses ke sumber daya jaringan dan data pemegang kartu.
- Uji sistem dan proses keamanan secara teratur.
- Pertahankan kebijakan yang menangani keamanan informasi untuk semua personel.
Namun, penting untuk dicatat bahwa setiap persyaratan ini dirinci lebih lanjut ke dalam berbagai sub-persyaratan. Kepatuhan terhadap masing-masing persyaratan sangat penting.
Meskipun keamanan email tidak disebutkan secara eksplisit, standar tersebut mengharuskan enkripsi data pemegang kartu selama pengiriman melalui jaringan publik, termasuk email.
Email aman sangat penting untuk kepatuhan PCI
Salah satu aspek penting dari kepatuhan PCI adalah memastikan bahwa komunikasi email yang berisi data kartu kredit pelanggan dienkripsi dan dilindungi dengan tepat. Kegagalan mengamankan informasi berharga ini dapat menyebabkan pembobolan data, yang tidak hanya dapat membahayakan reputasi bisnis tetapi juga menyebabkan kerugian finansial yang besar.
Berikut beberapa langkah yang dapat diambil untuk memastikan komunikasi email aman:
Gunakan enkripsi end-to-end
Enkripsi end-to-end memastikan data dienkripsi di perangkat pengirim dan hanya didekripsi di perangkat penerima. Proton Mail, misalnya, menyediakan tingkat keamanan ini, memastikan bahwa Proton pun tidak dapat mengakses konten email.
Gunakan autentikasi multi-faktor
Autentikasi multi-faktor, seperti autentikasi dua faktor (2FA), menambahkan lapisan keamanan ekstra selain sekadar kata sandi dan dapat meningkatkan pertahanan secara signifikan dari akses tidak sah. Dengan paket Proton For Business, penggunaan 2FA dapat diwajibkan bagi organisasi untuk memperkuat dan menjamin keamanan.
Audit keamanan berkala
Lakukan audit keamanan berkala untuk memastikan komunikasi email dan sistem lainnya mematuhi persyaratan PCI DSS. Audit ini dapat mendeteksi kerentanan pada konfigurasi firewall yang kedaluwarsa dan kontrol akses yang tidak tepat. Hal ini membantu mengidentifikasi dan menangani potensi kerentanan sebelum dapat dieksploitasi.
Tetap patuh pada PCI dengan Proton
Saat menggunakan Proton, data bisnis terlindungi sehingga tidak ada yang dapat mengaksesnya, bahkan Proton sekalipun. Kunci informasi paling berharga tetap berada di bawah kepemilikan Anda setiap saat. Komitmen terhadap privasi dan keamanan ini membuat Proton menjadi solusi ideal bagi bisnis yang berupaya keras untuk mencapai dan mempertahankan kepatuhan PCI.
Proton dimulai sebagai proyek yang dipimpin oleh para ilmuwan yang bertemu di CERN (Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir). Tujuannya adalah membentuk kembali internet untuk memberikan kendali atas data kepada orang-orang dan organisasi.
Beralih ke Proton Mail sangat mudah dengan fitur Easy Switch, memungkinkan transisi tanpa hambatan untuk semua email, kontak, dan kalender organisasi dari layanan lain tanpa memerlukan pelatihan bagi tim. Tim Dukungan juga siap membantu 24/7 untuk memberikan dukungan langsung jika memerlukan bantuan tambahan. Proton Mail, email terenkripsi secara end-to-end, dan Proton Drive, layanan penyimpanan cloud terenkripsi secara end-to-end, memudahkan pemenuhan persyaratan perlindungan data dan privasi.
Menggunakan Proton for Business menawarkan manfaat tambahan, termasuk:
- Proton Mail: Lindungi komunikasi bisnis dengan email terenkripsi secara end-to-end, memastikan hanya pengirim dan penerima yang dituju yang dapat membaca pesan.
- Proton VPN: Amankan koneksi internet dan lindungi aktivitas daring dengan akses VPN berkecepatan tinggi.
- Proton Calendar: Kelola jadwal dengan kalender terenkripsi yang menjaga acara bisnis tetap pribadi.
- Proton Pass: Simpan dan kelola kata sandi dengan aman menggunakan pengelola kata sandi terenkripsi.
- Proton Drive: Simpan dan bagikan file secara aman dengan enkripsi end-to-end, memastikan data tetap pribadi dan terlindungi.
Temukan bagaimana Proton dapat mempermudah kepatuhan bagi organisasi dengan mendaftar ke Proton for Business atau hubungi tim Penjualan kami untuk solusi yang lebih disesuaikan.
Saat memindahkan bisnis ke dalam ekosistem Proton, perlindungan terhadap diri sendiri serta data pelanggan akan terjamin secara bersamaan, sekaligus tetap patuh dan membantu membangun masa depan dengan privasi sebagai bawaan.






