Cara menggunakan Monitoring Dark Web
- Membaca
- 4 mnt
- Kategori
- Akun Proton
- Keamanan dan privasi
- Proton Mail
- Proton Pass
Jika informasi pribadi bocor ke dark web, fitur Monitoring Dark Web Proton memberi tahu agar dapat mengambil tindakan. Fitur ini juga memberi tahu tentang potensi risiko pada data pribadi dan memberi tahu tindakan yang dapat dilakukan untuk memitigasi risiko tersebut.
Kebocoran dark web biasanya terjadi ketika layanan pihak ketiga yang digunakan dikompromikan. Hal ini bisa disebabkan oleh kelalaian pihak mereka, atau serangan disengaja dari penjahat siber. Pelajari lebih lanjut tentang cara Monitoring Dark Web melindungi Anda.
Siapa pun yang memiliki paket Proton berbayar dapat menggunakan Monitoring Dark Web. Fitur ini sangat berguna di Proton Pass dan Proton Mail, untuk memastikan bahwa semua alias email tidak mengalami pembobolan.
- Aktifkan Monitoring Dark Web untuk Proton Mail
- Aktifkan Monitoring Dark Web untuk Proton Pass
- Aktifkan Monitoring Dark Web untuk semua aplikasi Proton
- Periksa Monitoring Dark Web
- Notifikasi pembobolan Monitoring Dark Web
- Cara kerja Monitoring Dark Web
- Data apa yang diperiksa oleh Monitoring Dark Web?
- Praktik terbaik untuk menghindari kebocoran data
Aktifkan Monitoring Dark Web untuk Proton Mail
- Buka Proton Mail dan buka pengaturan akun (Pengaturan ⚙ > Semua pengaturan).

- Pilih Keamanan dan privasi dari bilah samping.
- Gulir ke Monitoring Dark Web. Aktifkan sakelar Aktifkan Monitoring Dark Web dan Aktifkan notifikasi email.

Monitoring Dark Web diaktifkan. Jika data bocor di dark web, pemberitahuan akan dikirimkan.
Aktifkan Monitoring Dark Web untuk Proton Pass
- Buka Proton Pass dan buka pengaturan akun (Pengaturan ⚙ > Akun).

- Pilih Keamanan dan privasi dari bilah samping.
- Gulir ke Monitoring Dark Web. Aktifkan sakelar Aktifkan Monitoring Dark Web dan Aktifkan notifikasi email.

Monitoring Dark Web diaktifkan. Jika data bocor di dark web, pemberitahuan akan dikirimkan.
Aktifkan Monitoring Dark Web untuk semua aplikasi Proton
Monitoring Dark Web dapat diaktifkan di Pusat keamanan atau pada halaman Pengaturan di bagian Keamanan dan privasi.
Periksa Monitoring Dark Web
Pengguna Akun Proton berbayar dapat menemukan Monitoring Dark Web di Pusat keamanan atau pada halaman Pengaturan di bagian Keamanan dan privasi.
Pengguna akun Proton Pass berbayar juga dapat menemukan Monitoring Dark Web di bagian Pass Monitor pada panel samping Proton Pass. Di sini, pemeriksaan pembobolan alamat Proton, alias email, dan email khusus dapat dilakukan.

Semua alamat email yang terhubung dengan akun Proton dapat dilihat dari dasbor Monitoring Dark Web — termasuk alias hide-my-email(jendela baru) yang telah dibuat, dan hingga 10 alamat email khusus yang diizinkan untuk dipantau. Jika alamat ini terekspos dalam pembobolan data dari layanan pihak ketiga, peringatan akan muncul di kolom Status. Peringatan tersebut juga akan menyarankan tindakan yang dapat diambil untuk mengamankan akun dan memitigasi risiko.

Di bagian bawah daftar, beberapa alamat email khusus yang disarankan juga dapat ditemukan untuk dimonitor. Hingga 10 alamat email khusus terverifikasi dapat ditambahkan, alamat-alamat ini adalah alamat non-Proton sehingga akan dibagikan dengan penyedia pihak ketiga jika diaktifkan untuk dimonitor. Klik tambah untuk menambahkan alamat tersebut ke daftar dan mulai memonitornya.
Notifikasi pembobolan Monitoring Dark Web
Monitoring Dark Web akan menampilkan semua pembobolan yang diketahui telah memengaruhi akun dalam dua tahun terakhir. Pembobolan dibagi menjadi dua kategori:
- Pembobolan merah: Pembobolan ini memerlukan perhatian segera, biasanya untuk mengubah kata sandi yang terekspos sebagai teks biasa atau di-hash dengan lemah (misalnya, menggunakan MD5).
- Pembobolan ungu: Pembobolan yang memengaruhi akun tetapi kata sandi terenkripsi atau di-hash dengan kuat (misalnya, dengan SHA256 atau bcrypt). Pembobolan ini masih dapat mengekspos informasi pribadi yang sensitif, jadi pastikan untuk mengambil tindakan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang tindakan yang perlu dilakukan jika data bocor secara daring, lihat postingan blog tentang rekomendasi pembobolan data.
Cara kerja Monitoring Dark Web
Berbagai sumber data digunakan untuk pemindaian pembobolan, termasuk himpunan data intelijen ancaman yang diperkaya dengan data dari Constella Intelligence. Constella memiliki akses ke informasi yang dijual di dark web.
Peringatan dikirimkan dari sumber kami kapan pun ditemukan informasi yang bocor atau data tercuri dalam peretasan dari layanan daring pihak ketiga yang terhubung ke alamat email Proton Mail atau alias Proton Pass.
Data apa saja yang diperiksa oleh Monitoring Dark Web?
Monitoring Dark Web akan memberi tahu jika informasi berikut telah terpapar:
- Alamat email
- Nama pengguna
- Nama
- Tanggal lahir
- Kata sandi
- Nomor telepon
- Alamat fisik (termasuk kota dan kode pos)
- ID Pemerintah:
- Nomor Jaminan Sosial (SSN)
- Nomor Asuransi Sosial (SIN)
- KTP/Identitas Nasional (NID)
- Nomor Identitas Pajak
- Nomor visa
- Rincian paspor
- Rincian SIM
- Informasi medis
- Informasi keuangan
- Rincian kartu kredit
- IBAN Bank
Praktik terbaik untuk menghindari kebocoran data
Buat alias email
Alias email melindungi alamat email dan identitas asli, sehingga membatasi dampak pembobolan. Buat alias unik untuk mendaftar ke layanan dan akun daring dengan Proton Mail dan Proton Pass.
Buat kata sandi yang kuat
Semua akun memerlukan kata sandi yang unik dan kuat. Proton Pass dapat membantu membuat kata sandi yang kuat, menghindari penggunaan ulang kata sandi, serta mengisi otomatis kata sandi saat masuk berikutnya.
Sembunyikan alamat IP
Menyembunyikan alamat IP mencegah lokasi dan lalu lintas internet agar tidak bocor. Gunakan Proton VPN dengan NetShield(jendela baru) diaktifkan untuk menyembunyikan alamat IP dan melindungi diri dari phishing dan malware.