Beranda Proton VPN for Business

Amankan setiap perangkat yang terhubung dengan VPN keamanan endpoint kelas perusahaan

  • Aktifkan akses jarak jauh yang aman

  • Blokir ancaman di seluruh jaringan

  • Pastikan kepatuhan regulasi

Apa itu keamanan endpoint?

Keamanan endpoint mengacu pada praktik pengamanan semua perangkat pengguna (juga dikenal sebagai endpoint) yang terhubung ke jaringan perusahaan, termasuk laptop perusahaan, ponsel, dan perangkat BYOD. Mengamankan setiap endpoint sangatlah krusial karena merupakan titik masuk potensial bagi serangan siber.

Keamanan endpoint ditegakkan melalui penggunaan perangkat lunak keamanan siber. VPN keamanan endpoint memberikan landasan penting bagi keamanan endpoint. VPN mengenkripsi semua koneksi dari setiap perangkat ke jaringan, memastikan akses aman bagi karyawan, di mana pun berada, sekaligus melindungi karyawan dan jaringan dari upaya mengompromikan keamanan.

Tantangan umum keamanan endpoint

Meningkatnya kerja jarak jauh dan kebijakan perangkat yang fleksibel membuat bisnis harus mengamankan lebih banyak perangkat daripada sebelumnya. Dengan perubahan dalam praktik tenaga kerja ini, mengamankan endpoint menghadirkan tantangan baru.

Perangkat pribadi yang mengakses sumber daya perusahaan

Jika kebijakan BYOD tidak mewajibkan profil yang dikelola, tim TI tidak dapat menegakkan kebijakan keamanan atau memastikan perangkat sudah diperbarui dan aman. Perangkat ini masih dapat terhubung ke sumber daya perusahaan, sehingga menciptakan vektor serangan potensial.

Jaringan yang tidak aman dan koneksi jarak jauh

Karyawan bekerja dari kantor, ruang kerja bersama, rumah, bandara — dan banyak lagi. Sebagian besar jaringan tidak memiliki keamanan kelas perusahaan, dan WiFi di tempat umum terkenal tidak aman. Jaringan yang terbuka dan lemah memberikan titik masuk bagi penyerang untuk mencegat data dan mengakses sistem

Berbagai jenis perangkat dan sistem operasi

MacBook, iPhone, ponsel Android, dan PC Windows hanyalah beberapa perangkat yang kemungkinan besar digunakan oleh karyawan. Masing-masing memiliki sistem operasi, pengaturan keamanan, dan kerentanan uniknya sendiri. Menjaga perlindungan yang konsisten di seluruh perangkat merupakan tantangan besar.

Kurangnya visibilitas koneksi endpoint

Tanpa pengelolaan keamanan endpoint yang tepat, tim TI mungkin tidak dapat mengelola semua perangkat yang mengakses jaringan atau mengidentifikasi perangkat lunak yang kedaluwarsa serta perilaku berisiko sebelum membahayakan jaringan.

Menegakkan persyaratan kepatuhan

GDPR, HIPAA, dan regulasi lainnya mewajibkan perlindungan data pelanggan pada setiap perangkat yang mengaksesnya. Satu pembobolan melalui endpoint yang tidak aman dapat mengakibatkan denda besar dan kerusakan reputasi.

Fitur Proton VPN untuk pengelolaan keamanan endpoint

Amankan semua perangkat di jaringan

Proton VPN menawarkan dukungan multi-platform dengan aplikasi dan ekstensi peramban yang mudah digunakan. Karyawan dapat menghubungkan perangkat mereka dengan aman sekaligus melindungi sumber daya perusahaan. Setiap anggota tim dapat menghubungkan hingga 10 perangkat sekaligus.

Perlindungan di jaringan apa pun

Baik tim terhubung dari kantor, bandara, atau di mana pun, Proton VPN mengenkripsi sepenuhnya semua lalu lintas dari perangkat yang terhubung. Tidak ada yang dapat mencegat data perusahaan.

Visibilitas endpoint yang lengkap

Pantau semua koneksi VPN melalui dasbor admin terpusat. Lihat perangkat mana yang terhubung, lacak pola penggunaan, dan kelola izin akses.

Perlindungan ancaman tingkat lanjut

Pemblokir iklan NetShield bawaan mencegah malware, pelacak, dan iklan berbahaya mengompromikan perangkat. Proton VPN juga memiliki sakelar pemutus bawaan untuk menjaga alamat IP tetap pribadi meskipun koneksi terputus.

Tegakkan autentikasi yang lebih kuat

Untuk keamanan tambahan, aktifkan autentikasi dua faktor atau single sign-on dengan mudah di seluruh organisasi. Dengan cara ini, akses ke jaringan hanya dapat dipastikan bagi pengguna yang berwenang.

Kepatuhan yang disederhanakan

Proton VPN membantu organisasi menyelaraskan diri dengan standar seperti GDPR, HIPAA, dan ISO 27001 dengan mengenkripsi lalu lintas jaringan dan memastikan akses aman untuk semua endpoint.

Cara mengamankan endpoint dengan VPN

Langkah 1

Daftar Proton VPN for Business

Pilih paket yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Langkah 2

Terapkan ke seluruh tim

Tambahkan karyawan dan minta mereka untuk menginstal Proton VPN di perangkat masing-masing.

Langkah 3

Hubungkan ke server VPN

Saat karyawan terhubung ke VPN, koneksi perangkat mereka langsung terenkripsi.

Ribuan bisnis dan pakar privasi memercayai Proton VPN

30rb+

Profesional keuangan dan teknologi

10rb+

Perusahaan rintisan yang sedang berkembang

15rb+

Organisasi nirlaba

20+

Organisasi Pemerintah UE dari total lebih dari 80

+100 juta

Akun

VPN keamanan endpoint nomor 1 untuk bisnis

Pertanyaan umum seputar keamanan endpoint

Berapa banyak endpoint yang dapat dilindungi dengan Proton VPN?
Seberapa cepat Proton VPN dapat diterapkan di seluruh endpoint?
Apakah karyawan dapat menginstal Proton VPN di perangkat BYOD atau pribadi?