Bagi yang terbiasa melamar pekerjaan menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti LinkedIn atau Indeed, hal ini sangatlah umum. Menurut laporan dari perusahaan teknologi perekrutan Appcast, 67% lamaran pekerjaan dikirimkan melalui ponsel pintar pada tahun 2021. Meskipun tidak ada statistik resmi mengenai berapa banyak orang yang menggunakan aplikasi lowongan kerja untuk mencari pekerjaan, cukup dengan memindai cepat salah satu situs web tersebut untuk melihat bahwa orang-orang menggunakannya dalam jumlah yang memecahkan rekor.

Hal itu menimbulkan pertanyaan, apakah masih ada orang yang mengirimkan email lamaran pekerjaan? Jawabannya adalah ya, dan hal ini sebenarnya dapat membantu menonjol di antara sekian banyak pelamar.

Email lamaran pekerjaan yang ditulis dengan baik dapat memberikan kesan pertama yang istimewa dan hangat, sesuatu yang sering kali tidak didapatkan dari lamaran melalui platform lowongan kerja.

Jika siap mempelajari cara menulis email profesional untuk aplikasi pekerjaan, atau sedang mencari contoh aplikasi pekerjaan yang mengikuti etika email, Anda berada di tempat yang tepat.

Dalam artikel ini, akan dibahas dasar-dasar melamar pekerjaan melalui email, termasuk tips, hal-hal yang harus dihindari, dan tiga contoh yang dapat disesuaikan untuk lamaran pekerjaan yang pastinya akan menarik perhatian.

Cara menulis email lamaran pekerjaan — dan apa saja yang harus disertakan

Ada beberapa hal penting yang harus selalu ditulis dalam email lamaran pekerjaan. Sebagian di antaranya adalah elemen umum yang biasa ditambahkan dalam korespondensi sehari-hari, sementara yang lain khusus berkaitan dengan email lamaran pekerjaan. Elemen-elemen tersebut meliputi:

  • Baris subjek yang jelas dan ringkas.
  • Salam pembuka yang ramah namun profesional.
  • Kalimat pembuka yang menyebutkan posisi yang dilamar, serta bagaimana atau di mana menemukan lowongan pekerjaan tersebut.
  • Isi pesan email, yang berisi ringkasan singkat tentang kualifikasi dan detail karier yang relevan. 
  • Lampiran, termasuk resume dan surat lamaran.
  • Portofolio, terutama jika diminta.
  • Kalimat penutup yang tepat dengan tanda tangan yang menyertakan informasi kontak.

Tips menulis email yang efektif untuk lamaran pekerjaan

Email lamaran pekerjaan yang baik dapat sangat membantu untuk menonjol, jadi merencanakan dengan saksama apa pun yang ditambahkan di dalamnya adalah kuncinya. Berikut adalah beberapa praktik terbaik yang perlu diingat:

  1. Jangan terjebak untuk mengirimkan lamaran yang sama untuk pekerjaan yang berbeda. Sebaliknya, sesuaikan resume dan surat lamaran untuk masing-masing posisi yang dilamar. Upaya ekstra tersebut akan sangat berharga jika manajer perekrutan terbiasa membaca email generik sebelum membaca email Anda.
  2. Pastikan lampiran dinamai dan diformat dengan benar. Merupakan hal yang lumrah untuk melakukan beberapa kali edit pada resume atau surat lamaran, tetapi pastikan untuk mengubah judul file dari “Resume Edit Nomor 12” menjadi sesuatu yang lebih profesional, seperti “[Nama Anda] – Resume – Nama Perusahaan dan Posisi.”
  3. Gunakan pemeriksaan ejaan untuk menghindari saltik atau typo dan kesalahan tata bahasa. Hal-hal tersebut dapat membuat lamaran yang sebenarnya kuat tampak ceroboh dan bahkan membuat email diabaikan.
  4. Jaga agar pesan tetap ringkas dan profesional. Email sebaiknya tidak terlalu panjang hingga melelahkan untuk dibaca, dan harus memiliki nada yang konsisten dari awal hingga akhir. 

Contoh email lamaran pekerjaan untuk skenario umum

Berikut adalah beberapa contoh yang dapat digunakan untuk email lamaran pekerjaan berikutnya, tetapi ingatlah untuk mempersonalisasikannya dan menyesuaikannya dengan pekerjaan yang dilamar.

1. Baru lulus kuliah/pekerjaan tingkat pemula

Baris subjek: Lamaran untuk [nama jabatan] – [Nama Anda]

Yth. [nama manajer perekrutan],

Nama saya [nama Anda] dan saya menulis email ini untuk melamar posisi [jabatan] di [nama perusahaan], seperti yang diiklankan di halaman karier perusahaan Anda. Saya baru saja lulus dengan gelar di bidang [gelar Anda] dari [universitas Anda], dan saya sangat bersemangat untuk menyumbangkan keterampilan saya kepada tim Anda.

Selama magang di [nama perusahaan], saya mengerjakan [proyek seperti media sosial, analisis data, dll.] dan belajar cara bekerja dalam lingkungan tim serta mengasah keterampilan [pemasaran atau bidang lainnya] saya — hal-hal yang ingin saya lanjutkan secara purna waktu. Saya telah melampirkan resume dan surat lamaran untuk ditinjau.

Terima kasih telah mempertimbangkan lamaran saya. Saya menantikan kesempatan untuk menjadi bagian dari tim Anda.

Salam hormat,

[Nama]

[Tanda tangan dengan informasi kontak]

2. Melamar dengan referensi

Baris subjek: Dirujuk oleh [nama] – Lamaran untuk [nama jabatan]

Halo [nama manajer perekrutan],

Nama saya [nama Anda] dan saya menghubungi Anda untuk menyampaikan ketertarikan saya pada posisi [jabatan] di [perusahaan]. Rekan kerja Anda, [nama referensi], menyarankan saya untuk melamar setelah saya menyatakan ketertarikan pada bidang [bidang Anda].

Dengan pengalaman bertahun-tahun di bidang [bidang Anda], saya telah mengelola [sebutkan proyek yang relevan dan cara lain Anda memimpin tim dalam karier saat ini]. Di perusahaan saya saat ini, saya memimpin pengembangan [proyek lain] yang [meningkatkan penjualan atau statistik lainnya] sebesar [persentase].

Saya telah melampirkan resume dan surat lamaran sebagai referensi Anda. Saya dapat dihubungi melalui nomor telepon di bawah ini untuk mendiskusikan bagaimana saya dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan Anda.

Salam hormat,

[Nama]

[Tanda tangan dengan informasi kontak]

3. Perkenalan melalui cold email

Baris subjek: Pertanyaan pekerjaan – [Sertakan penjelasan singkat tentang keterampilan Anda di sini, seperti, “Konsultan pemasaran lepas”]

Yth. [nama manajer perekrutan],

Nama saya [nama Anda] dan saya adalah seorang konsultan pemasaran lepas [atau jabatan lainnya]. Saya menghubungi Anda sebagai konsultan dengan [jumlah] tahun pengalaman di bidang [pemasaran]. Saya mengagumi hasil kerja dari [nama perusahaan], terutama yang berkaitan dengan [kampanye atau peluncuran baru-baru ini, atau sesuatu yang spesifik dari perusahaan tersebut.]

Saya tidak melihat adanya lowongan pekerjaan aktif di situs web Anda, tetapi saya berharap Anda dapat mempertimbangkan saya untuk peluang apa pun di masa mendatang. Saya telah melampirkan resume dan portofolio untuk Anda tinjau.

Terima kasih atas waktu Anda.

Salam hormat,

[Nama]
[Tanda tangan dengan informasi kontak]
[Tautan ke portofolio]

Kesalahan umum dalam lamaran pekerjaan — dan cara menghindarinya

Di Proton, banyak sekali email lamaran yang masuk. Berikut adalah beberapa kesalahan paling umum yang sering ditemui, beserta tips tentang cara menghindarinya:

  • Terlalu informal. Ingat, komunikasi ini ditujukan kepada calon pemberi kerja di masa mendatang. Gunakan bahasa yang mencerminkan keinginan kuat untuk pekerjaan tersebut, dan selalu jaga profesionalisme. 
  • Menggunakan isi email yang sama untuk lamaran yang berbeda. Pastikan pesan disesuaikan dengan pekerjaan yang dilamar. 
  • Tidak spesifik. Selalu sertakan detail tentang peran spesifik yang pernah dijalankan dalam karier sebelumnya.
  • Melewatkan hasil atau pencapaian. Angka konkret apa pun yang dapat secara langsung menunjukkan peningkatan atau penyelesaian masalah bagi perusahaan adalah sesuatu yang harus disebutkan.
  • Melupakan lampiran. Jangan lupa untuk menambahkan resume dan surat lamaran.
  • Tidak memformat lampiran sebagai PDF. Format ini memastikan manajer perekrutan dapat membaca resume di perangkat apa pun.
  • Menggunakan alamat email yang tidak profesional. Gunakan alamat email yang mencerminkan identitas profesional, atau, bahkan lebih baik lagi, buat domain email khusus. (Atau, jika melamar di Proton, alamat email proton.me mungkin bisa menjadi ide yang bagus).
  • Tidak melakukan proofreading atau membaca ulang. Pastikan untuk memeriksa ejaan dan membaca ulang email serta lampiran sebelum dikirim. Butuh bantuan? Proton Scribe dapat membantu menyesuaikan nada, format, dan ejaan email. 
  • Mengulang hal yang sama. Menggunakan bahasa yang sama di email dengan yang ada di resume dan surat lamaran dapat terkesan malas. Periksa silang lampiran untuk memastikan email terdengar seperti pesan baru yang segar dan berbeda dari lampiran.

Sesuaikan lamaran pekerjaan dengan Proton

Dasar-dasar tentang cara menulis email lamaran pekerjaan telah dipahami. Sekarang saatnya untuk menulisnya.

Masih bingung? Mulailah dengan menggunakan salah satu templat email lamaran pekerjaan di atas, lalu ketuk Scribe, asisten penulis Proton Mail yang berfokus pada privasi, untuk membantu mengatur nada pesan dan menyempurnakan draf pertama.

Terintegrasi langsung dalam penulis pesan email Proton, Scribe dapat memeriksa ejaan dan mempersingkat pesan untuk audiens yang tepat — semuanya tanpa membagikan data pribadi Anda.

Atau, jika ingin mencoba beberapa alternatif, asisten AI yang terenkripsi sepenuhnya dan mengutamakan privasi, Lumo(jendela baru), dapat digunakan.

Bagi yang siap melamar pekerjaan impian, Proton siap membantu. Daftar akun email gratis dan rasakan berbagai cara rangkaian produk Proton yang mengutamakan privasi dapat membantu karier profesional hari ini.

Pertanyaan Umum

Apakah harus menyertakan surat lamaran?

Ya. Kecuali jika aplikasi pekerjaan secara eksplisit menyatakan untuk tidak menyertakannya, sebaiknya selalu sertakan surat lamaran dan lampirkan sebagai PDF di email.

Berapa panjang email aplikasi pekerjaan sebaiknya?

Email aplikasi pekerjaan sebaiknya singkat dan profesional — tidak lebih dari dua atau tiga paragraf pendek. Ingat, email ini hanyalah perkenalan. Biarkan resume dan surat lamaran yang berbicara.

Bisakah menggunakan pesan email yang sama untuk beberapa aplikasi?

Disarankan untuk tidak melakukannya. Saat menyesuaikan email untuk pekerjaan dan perusahaan tertentu, pesan dapat benar-benar menonjol. Email pribadi menampilkan autentisitas, dan sebagian besar manajer perekrutan dapat mengetahui saat melakukan salin dan tempel.

Tidak tahu nama manajer perekrutan — lalu bagaimana?

Cobalah cari nama manajer perekrutan di situs web perusahaan atau profil jejaring serupa seperti LinkedIn. Jika masih tidak dapat menemukannya, dapat menggunakan frasa umum seperti “Yth. manajer perekrutan” atau tujukan langsung ke perusahaan.

Format file apa yang sebaiknya digunakan untuk resume dan lampiran?

PDF adalah format yang paling profesional, dan paling kecil kemungkinannya rusak di berbagai server surat, perangkat, dan sistem operasi.

Apakah boleh menindaklanjuti setelah mengirimkan aplikasi pekerjaan?

Ya. Aturan yang baik adalah menunggu sekitar satu minggu sebelum mengirim email tindak lanjut yang sopan yang menyatakan kembali minat dan menanyakan tentang pembaruan apa pun.