Fitur email BCC membantu berkomunikasi dengan cepat kepada beberapa penerima sekaligus menjaga privasi mereka. Ini tentu saja lebih elegan daripada mengirim email yang sama berkali-kali ke kontak yang berbeda, meskipun tidak setransparan CC. Meskipun BCC memiliki keunggulan tersendiri, penyalahgunaannya dapat menimbulkan risiko keamanan yang serius.
Faktanya, badan pengawas utama Inggris untuk hak informasi dan privasi data secara konsisten menempatkan kegagalan dalam menggunakan BCC dengan benar di antara pembobolan keamanan non-siber teratas yang dilaporkan sejak 2019(jendela baru).
Menurut regulator tersebut, Kantor Komisaris Informasi (ICO), penggunaan BCC yang tidak tepat telah menyebabkan lebih dari 1.000 pembobolan data(jendela baru) di sektor publik hingga Oktober 2023. Banyak dari insiden ini melibatkan kasus yang sangat sensitif, seperti komunikasi terkait penyintas kekerasan dalam rumah tangga dan pasien medis, di mana pengungkapan informasi penerima dapat berdampak serius.
Dalam panduan ini, pelajari cara menggunakan fitur email BCC secara efektif, menghindari kesalahan umum, dan menjaga keamanan email sekaligus melindungi privasi penerima dengan Proton Mail(jendela baru).
Apa arti BCC dalam email?
BCC dalam email berarti “blind carbon copy”. Pengirim dapat menambahkan alamat dalam jumlah berapa pun ke kolom BCC, tetapi penerima akan tetap tersembunyi satu sama lain. Berbeda dengan kolom TO dan CC, yang menampilkan semua alamat penerima, BCC memastikan setiap penerima hanya melihat nama mereka sendiri dalam komunikasi grup. Fitur ini terutama digunakan dalam pengaturan profesional.
Berikut adalah perbedaan antara TO, CC, dan BCC:
- TO: Penerima(s) utama — Semua orang dapat melihat siapa yang menerima email.
- CC: Penerima(s) sekunder — Juga dapat dilihat oleh semua orang.
- BCC: Penerima tetap tersembunyi satu sama lain.
Baik CC maupun BCC berasal dari era sebelum komputer, saat membuat duplikat dokumen adalah hal biasa dengan menyisipkan selembar karbon di antara lembaran kertas biasa. Surat yang ditulis atau diketik pada lembaran atas akan menembus halaman dan masuk ke karbon, meninggalkan “carbon copy” pada lembaran di bawahnya.
Kapan harus menggunakan BCC?
BCC sangat berguna dalam situasi untuk melindungi rincian kontak penerima dan mencegah kekacauan email yang tidak perlu. Contoh email BCC klasik adalah mengirimkan pembaruan produk kepada pelanggan — cukup masukkan alamat email mereka di kolom BCC.
Berikut adalah beberapa kasus penggunaan umum untuk BCC:
- Mengirim email massal, undangan acara, dan pengumuman. Menariknya, penelitian(jendela baru) menunjukkan bahwa sebagian besar email BCC hanya berisi 1 hingga 5 penerima, yang mengindikasikan bahwa fitur ini lebih sering digunakan untuk grup kecil alih-alih milis besar.
- Mengirim email internal perusahaan ke beberapa karyawan atau pemangku kepentingan.
- Berkomunikasi dengan klien dan menghindari utas \”Balas Semua\” yang tidak sengaja.
- Melibatkan seseorang dalam komunikasi secara privat, seperti membagikan email secara diam-diam kepada manajer atau HR tanpa memberi tahu penerima utama. Atau, seorang manajer mungkin menambahkan diri ke BCC pada email yang dikirim ke klien.
Pertimbangan keamanan saat menggunakan BCC
Meskipun ada manfaat dalam menggunakan BCC, ada beberapa risiko tertentu yang harus diwaspadai:
- Mengekspos daftar penerima: Kesalahan umum adalah lupa menggunakan BCC padahal sangat diperlukan, yang dapat menyebabkan pembobolan data dan isu kepatuhan di bawah undang-undang perlindungan data seperti GDPR. Misalnya, pada tahun 2018, data pribadi milik 3.000 individu terekspos(jendela baru) karena pengirim keliru menggunakan CC alih-alih BCC. Hal ini mengakibatkan enam pembobolan data besar, dengan rata-rata 494 orang terdampak per insiden.
- Isu penyaringan spam: Mengirim email dengan terlalu banyak penerima BCC dapat memicu filter spam karena menyerupai pengiriman massal, yang sering kali dikaitkan dengan perilaku spam. Sebagai contoh, Free plan Proton Mail membatasi pengiriman hingga 50 email per jam dan 150 email per hari, dengan setiap alamat BCC dihitung sebagai satu email unik. Batas pengiriman email ini membantu tidak hanya untuk mencegah penyalahgunaan, tetapi juga untuk memastikan email sampai ke kotak masuk penerima tanpa ditandai sebagai spam.
- Penipuan phishing: Penjahat siber sering kali mengeksploitasi fitur email BCC untuk membuat serangan phishing terlihat lebih meyakinkan. Dengan menyembunyikan daftar penerima, mereka dapat mengirim pesan yang sama ke beberapa penerima sambil membuatnya tampak seolah-olah pesan tersebut ditujukan khusus untuk penerima. Tujuannya adalah untuk mengurangi kecurigaan dan meningkatkan kemungkinan dikliknya tautan berbahaya atau dibagikannya informasi sensitif.
Kirim email BCC secara aman dengan Proton Mail
Proton Mail adalah layanan email aman yang melindungi semua email dengan enkripsi end-to-end, termasuk yang dikirim atau diterima melalui BCC, sehingga hanya Anda yang dapat membacanya — bahkan kami pun tidak memiliki akses.
Untuk membantu menjaga kotak masuk tetap aman, Proton Mail menyertakan alat anti-spam tingkat lanjut, seperti PhishGuard, yang melindungi dari serangan phishing dengan mendeteksi dan memblokir email penipuan. Selain itu, Proton tidak pernah menampilkan iklan atau memindai email untuk tujuan periklanan — semua aplikasi Proton sepenuhnya didanai oleh komunitas pelanggan berbayar.
Jika belum memiliki akun Proton Mail, Anda dapat dengan mudah memindahkan semua data, termasuk email, kalender, dan kontak, menggunakan fitur Easy Switch.
Kami percaya privasi harus menjadi pengaturan bawaan internet. Itulah sebabnya kami membangun ekosistem terenkripsi yang dirancang untuk melindungi email, kata sandi, koneksi internet(jendela baru), penyimpanan cloud(jendela baru), kalender, dan aset digital Anda.






