Kerahasiaan bisnis, bawaan di setiap kotak masuk
Kerahasiaan data menjaga informasi sensitif agar tidak jatuh ke tangan penyerang. Namun, mengunci sistem terlalu ketat juga dapat menghambat pekerjaan sehari-hari. Proton Mail membantu melakukan keduanya.

Apa itu kerahasiaan data?
Kerahasiaan data adalah praktik perlindungan informasi bisnis yang sensitif dengan mengontrol siapa saja yang dapat mengaksesnya.
Mengapa kerahasiaan data itu penting?
Satu pembobolan data saja dapat memakan biaya jutaan untuk denda, biaya hukum, dan pemulihan. Kerusakan jangka panjang pada kepercayaan pelanggan, reputasi, dan kekayaan intelektual bahkan bisa lebih sulit untuk diurungkan. Dan dalam banyak kasus, melindungi data rahasia merupakan persyaratan hukum.

Jenis data rahasia apa yang paling berisiko?
Data pelanggan dan karyawan
Informasi pribadi yang dapat diidentifikasi, atau dikenal sebagai PII, memiliki nilai nyata di dark web. Itulah sebabnya setiap kolom pada formulir pelanggan — mulai dari rincian kontak hingga tanggal lahir — dapat dimanfaatkan oleh penyerang untuk melakukan penipuan.
Dokumen keuangan dan hukum
Laporan keuangan dan kontrak perusahaan dapat mengungkap vendor pihak ketiga. Informasi tersebut, jika bocor, akan memperluas jaringan calon korban yang dapat menjadi target serangan phishing. NDA, rincian bank, dan korespondensi hukum sering digunakan untuk pemerasan, mengganggu kemitraan, dan merusak kredibilitas merek.
Kekayaan intelektual dan strategi internal
Strategi go-to-market yang sukses bergantung pada kontrol tentang kapan dan bagaimana informasi sensitif dibagikan. Jika rincian utama bocor melalui pembobolan data, pesaing mungkin dapat mereplikasi inovasi, menurunkan harga, atau mendahului peta jalan sebelum diluncurkan.
Cari tahu sektor dan data mana yang paling sering dibobol — Data Breach Observatory milik Proton memantau dan membagikan kebocoran data secara real-time.
Praktik terbaik kerahasiaan data untuk bisnis
Ketika tim tidak jelas mengenai apa yang memerlukan perlindungan ekstra, data sensitif cenderung menyebar lebih jauh dari yang seharusnya. Praktik terbaik ini membantu menjaganya tetap terkendali.
1. Klasifikasikan data
Tidak semua data membutuhkan tingkat perlindungan yang sama. Klasifikasi informasi berdasarkan sensitivitas (seperti catatan pelanggan, kredensial, atau rencana kepemilikan) dan persyaratan akses membantu tim memahami apa saja yang dapat dibagikan secara bebas — dan apa saja yang memerlukan kontrol lebih ketat.
2. Enkripsi data
Enkripsi memastikan bahwa meskipun data bisnis dicegat, data tersebut tidak dapat dibaca atau disalahgunakan. Bagi bisnis kecil, ini berarti komunikasi sehari-hari tetap pribadi, dari mana pun tim bekerja, bahkan saat informasi diakses dari jarak jauh atau dikirim melalui jaringan publik.
3. Simpan data dengan aman
Penyimpanan cloud harus melindungi data sensitif secara bawaan — bukan bergantung pada niat baik. Pilih alat yang menerapkan kontrol akses dan mengenkripsi file sehingga hanya orang yang berwenang yang dapat melihat atau mengeditnya, bahkan jika tautan dibagikan atau sistem disusupi.
4. Lindungi data dengan pengelola kata sandi
Pengelola kata sandi bisnis membantu mengontrol siapa yang dapat mengakses akun dan alat dengan menetapkan izin berdasarkan peran. Alat ini juga mengurangi risiko dengan menerapkan kebiasaan penggunaan kata sandi yang kuat dan memperingatkan tim jika kredensial mungkin disusupi.
5. Wajibkan autentikasi dua faktor
Autentikasi dua faktor secara signifikan mengurangi dampak kredensial yang disusupi. Aktifkan fitur ini di seluruh alat bisnis yang penting, dan jika memungkinkan, pisahkan faktor autentikasi untuk mempersulit phishing dan pengambilalihan akun.
Cara Proton Mail mendukung kerahasiaan data
Proton Mail mengutamakan kerahasiaan data. Enkripsi end-to-end dan arsitektur zero-access memastikan komunikasi
bisnis tetap pribadi. Bahkan dari kami.
Enkripsi end-to-end untuk email rahasia
Proton Mail mengenkripsi pesan di perangkat pengirim, sebelum pesan tersebut dikirim. Pesan hanya didekripsi setelah mencapai penerima yang dituju. Proton Mail mendukung enkripsi end-to-end untuk email sesama Proton, dan berbagi pesan secara aman dengan pengguna non-Proton melalui pesan terenkripsi yang dilindungi kata sandi.

Arsitektur zero-access dan perlindungan metadata
Desain zero-access milik Proton memastikan server menyimpan data dalam bentuk terenkripsi tanpa kemampuan untuk mendekripsinya. Bahkan jika server dibobol atau disita, pesan dan file tetap tidak dapat dibaca. Proton Mail menggunakan standar OpenPGP, dengan kriptografi sumber terbuka yang diaudit secara independen.

Penyimpanan cloud aman dengan Proton Drive
File Proton Drive dilindungi dengan enkripsi end-to-end, yang mencakup konten, nama, ekstensi, dan struktur folder file. Alat pembuatan versi dan pemulihan melindungi dari penghapusan yang tidak disengaja atau gangguan ransomware, sementara berbagi dengan aman memungkinkan pengiriman tautan terenkripsi yang dilindungi kata sandi.

Integrasi dan kemudahan penggunaan untuk tim
Proton Mail mudah disiapkan, serta mendukung domain khusus, opsi SSO, dan alat migrasi dari penyedia layanan email yang sudah ada. Konsol admin terpusat untuk mengelola pengguna, peran, dan pengaturan keamanan memungkinkan penyesuaian fitur privasi, serta aplikasi lintas platform untuk web, desktop, dan seluler menyediakan antarmuka yang familier dan minim hambatan.

Migrasikan tim ke Proton Mail for Business dengan mudah
Dengan alat Easy Switch , email, label, kontak, dan kalender dapat dipindahkan ke Proton Mail hanya dalam beberapa klik. Kemudian, migrasikan domain untuk terus menggunakan alamat email. Butuh bantuan? Kunjungi pusat dukungan bisnis atau hubungi tim.

Tanya Jawab tentang kerahasiaan data
- Apa itu kerahasiaan data?
- Apa saja ancaman utama terhadap kerahasiaan data dalam keamanan siber?
- Bagaimana Proton Mail for Business melindungi data rahasia?
- Bagaimana Proton Drive meningkatkan kerahasiaan data?