Beranda Proton Drive for Business

Perlindungan data bisnis: Strategi praktis yang efektif

Jangan menunggu terjadinya pembobolan data yang dapat membahayakan bisnis. Amankan organisasi dengan solusi perlindungan data bisnis yang dirancang untuk melindungi aset paling berharga.

Data bisnis apa saja yang perlu dilindungi dan mengapa?

Data bisnis mencakup semua informasi yang dibuat, dikumpulkan, disimpan, dan diandalkan organisasi untuk beroperasi. Setiap jenis data memiliki peran dalam mendukung operasi, menjaga kepercayaan, dan memberikan keunggulan kompetitif, sehingga kompromi apa pun dapat membahayakan bisnis.

Kekayaan intelektual (IP)

Kekayaan intelektual — termasuk paten, rahasia dagang, kode sumber, dan proses kepemilikan — membuat bisnis unik. Jika dicuri atau bocor, pesaing dapat memperoleh keuntungan yang tidak adil, sehingga menyebabkan kerugian finansial dan strategis bagi organisasi.


Dokumentasi internal

Operasi sehari-hari bergantung pada informasi internal yang aman seperti laporan keuangan, rencana strategis, komunikasi dewan, prosedur operasi standar (SOP), dan catatan SDM.

Mengekspos dokumen-dokumen ini dapat mengganggu alur kerja, melemahkan pengambilan keputusan, dan membuat bisnis menghadapi isu hukum dan kepatuhan.

Data pribadi dan yang teregulasi

Bisnis menyimpan informasi sensitif tentang orang-orang yang diajak bekerja sama, termasuk karyawan, pelanggan, dan kontraktor. Ini dapat mencakup data pribadi, catatan penggajian, dokumen identifikasi, dan — dalam industri tertentu — data yang sangat sensitif seperti catatan kesehatan pasien atau file kasus hukum.

Jika informasi ini tidak diamankan dengan benar, terdapat risiko mengompromikan privasi, menghadapi denda regulasi dan kepatuhan, merusak hubungan profesional, serta mengikis kredibilitas dan kepercayaan merek.

Kontrak dan perjanjian bisnis

Kontrak dan perjanjian menetapkan aturan tentang cara bekerja sama dengan mitra, pemasok, dan klien. NDA, kontrak pemasok, lisensi, dan catatan lain yang mengikat secara hukum menentukan apa yang boleh atau wajib dilakukan oleh masing-masing pihak.

Jika file-file ini bocor, diakses oleh orang yang salah, atau ditangani secara tidak hati-hati, bisnis dapat menghadapi konflik hukum, kehilangan kekuatan negosiasi, mengompromikan hubungan strategis, dan merusak reputasinya.

Lindungi data bisnis dengan Proton Drive for Business

Cara melindungi data bisnis dari kebocoran dan akses tidak sah

Strategi perlindungan data bisnis yang kuat menggabungkan teknologi yang aman, kebijakan yang jelas, dan orang-orang yang terinformasi. Berikut cara mengurangi risiko akses tidak sah, pembobolan, dan hilangnya data yang tidak disengaja.

1. Pilih privasi Swiss dan hosting Uni Eropa yang independen

Tempat penyimpanan data bisnis sangatlah penting. Banyak penyedia cloud mengandalkan infrastruktur Big Tech atau beroperasi di bawah undang-undang yang mengizinkan permintaan akses data yang luas, sehingga membahayakan informasi sensitif.

Proton dilindungi oleh undang-undang privasi Swiss yang kuat dan berjalan di server sendiri di seluruh Swiss dan Uni Eropa. Ini memastikan file bisnis tetap pribadi, berdaulat, dan sepenuhnya terlindungi dari akses pihak ketiga atau penambangan data.

2. Gunakan enkripsi end-to-end

Enkripsi melindungi data dengan mengubahnya menjadi kode yang tidak dapat dibaca yang hanya dapat didekripsi dengan kunci yang benar. GDPR, misalnya, mengakui enkripsi sebagai salah satu cara paling efektif untuk mengamankan data pribadi.

Platform cloud biasanya mengenkripsi data saat dikirim dan disimpan, tetapi platform tersebut tetap mempertahankan akses ke kunci enkripsi, yang berarti platform dapat melihat data serta menganalisis, membagikan, atau memonetisasinya sesuai dengan kebijakan mereka — dan data tersebut dapat terekspos dalam pembobolan data.

Namun, Proton Drive menggunakan enkripsi end-to-end, yang mengenkripsi data di perangkat sebelum diunggah untuk memastikan hanya Anda dan penerima resmi yang dapat mengaksesnya. Kunci enkripsi tidak pernah disimpan, sehingga data tetap aman meskipun terjadi pembobolan.

3. Kelola akses dan tetap pegang kendali

Tim, mitra, dan klien hanya boleh memiliki akses ke data yang mereka butuhkan. Menjaga izin tetap terkontrol dengan ketat akan mengurangi kemungkinan eksposur yang tidak disengaja, membatasi siapa saja yang dapat melihat atau mengubah informasi sensitif, dan memastikan data tetap berada di bawah kendali organisasi.

Saat membagikan file bisnis dengan Proton Drive, kirim undangan email atau tautan aman dengan kata sandi dan tanggal kedaluwarsa. Tentukan juga apa yang boleh dilakukan orang lain — seperti hanya-lihat atau edit saat berkolaborasi di editor dokumen Drive.

Semua file yang dibagikan mudah dikelola dari ruang berbagi khusus, tempat akses dapat dicabut kapan saja jika situasi berubah.


4. Pulihkan file dan urungkan kesalahan

Edit yang tidak disengaja dan unggahan yang tertimpa adalah risiko umum saat orang-orang berkolaborasi di seluruh drive bersama. Riwayat versi Proton Drive memungkinkan untuk melihat siapa yang mengunggah dan memodifikasi setiap versi file serta memulihkan versi sebelumnya, hingga 10 tahun ke belakang.

File yang tidak sengaja dihapus atau tidak jadi diubah akan dipindahkan ke sampah alih-alih dihapus secara permanen, sehingga dapat dipulihkan kapan saja.

5. Gunakan autentikasi dua faktor (2FA)

Kata sandi yang kuat saja tidak lagi cukup untuk menjaga keamanan akun bisnis. Jika kata sandi dicuri, ditebak, atau digunakan kembali di tempat lain, penyerang dapat memperoleh akses ke sistem internal dan informasi sensitif.

2FA menambahkan langkah verifikasi ekstra saat masuk, seperti kode sekali pakai, guna mencegah akses tidak sah bahkan jika kredensial masuk dikompromikan.

Dengan akun Proton for Business, wajibkan 2FA di seluruh akun tim dan gunakan pemantau aktivitas untuk melacak dan mencatat log upaya autentikasi yang mencurigakan. Selain itu, Proton Sentinel mendeteksi dan memblokir upaya pengambilalihan akun.

6. Siapkan rencana respons insiden

Rencana respons insiden memastikan tim mengetahui dengan pasti apa yang harus dilakukan jika data sensitif dikompromikan, yang membantu memperkecil kerusakan, mengurangi waktu henti, dan melindungi kepercayaan.

Rencana ini harus menguraikan dengan jelas:

  • Pihak yang harus dihubungi dan pihak yang bertanggung jawab jika terjadi kesalahan.
  • Cara karyawan melaporkan potensi masalah keamanan.
  • Langkah segera untuk mengendalikan situasi dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
  • Cara tim menilai kejadian dan data mana saja yang mungkin terdampak.
  • Ketentuan tentang kapan dan bagaimana cara menginformasikan kepada pelanggan, mitra, atau regulator.
  • Cara sistem dan data akan dipulihkan dengan aman.
  • Proses untuk meninjau kejadian dan meningkatkan respons di masa mendatang.

7. Latih tim untuk menangani data secara aman

Bahkan dengan alat yang tepat, kesalahan seperti membagikan file secara berlebihan atau menggunakan kata sandi yang lemah dapat membahayakan informasi sensitif. Melatih tim dalam kesadaran keamanan membantu membangun kebiasaan yang aman dan mengurangi kemungkinan kesalahan manusia.

Berikut hal-hal yang harus diketahui dan dilakukan oleh tim:

  • Mengidentifikasi email, tautan, dan permintaan tak terduga yang mencurigakan.
  • Menggunakan kata sandi yang kuat dan mengaktifkan 2FA.
  • Mengatur izin akses yang sesuai saat berkolaborasi.
  • Meninjau dan mengubah izin akses secara berkala.
  • Menangani dan membagikan file sensitif secara aman.

Cara Proton memastikan perlindungan data untuk bisnis Anda

Lindungi setiap lapisan data bisnis dengan ekosistem terenkripsi Proton.

Simpan, bagikan, dan kolaborasikan file bisnis secara aman dengan penyimpanan cloud yang aman dan pengeditan dokumen.

Pastikan komunikasi internal dan eksternal tetap terenkripsi, termasuk email dan lampiran.

Rencanakan dan kelola jadwal sembari memastikan rincian rapat dan informasi sensitif tetap pribadi.

Lindungi jaringan dan amankan akses jarak jauh dengan VPN khusus.

Kelola dan amankan akses tim ke akun kerja dengan pengelola kata sandi terenkripsi.

Mulai lindungi data bisnis

Alasan menggunakan Proton untuk keamanan dan privasi data tim

Semua aplikasi Proton terintegrasi dengan mulus untuk melindungi data. Berikut cara Proton memberikan keamanan, privasi, dan kendali yang dibutuhkan bisnis Anda.

Kepatuhan yang membangun kepercayaan

Tunjukkan kepada pemangku kepentingan bahwa Anda menganggap serius data mereka. Proton mematuhi standar perlindungan data seperti: GDPR, HIPAA , SOC 2 Type II dan ISO 27001.

Transparansi dan audit

Semua aplikasi Proton bersifat open source, sehingga siapa saja dapat meninjau keamanan kami. Kami juga melakukan audit keamanan pihak ketiga dan menjalankan program bug bounty untuk menemukan dan memperbaiki kerentanan.

Perlindungan privasi Swiss

Proton diatur oleh hukum Swiss, yang terkenal dengan perlindungan privasinya yang ketat. Data Anda disimpan di infrastruktur Uni Eropa yang aman dan dijauhkan dari ekosistem pemanenan data yang sering kali dikaitkan dengan Big Tech.

Privasi jangka panjang

Mayoritas saham Proton dimiliki oleh organisasi nirlaba Proton Foundation, guna memastikan kami tetap fokus pada misi yang mengutamakan privasi dalam jangka panjang, alih-alih tunduk pada tekanan dari investor yang berorientasi pada keuntungan.

Lindungi data bisnis dengan Proton Drive for Business

Pertanyaan umum tentang perlindungan data bisnis

Dari mana sebaiknya bisnis Anda memulai perlindungan data?
Apakah perlindungan data untuk bisnis kecil berbeda dengan organisasi besar?
Apa perbedaan antara keamanan data dan privasi data?
Apa itu perlindungan data cloud?